'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Aisyiyah Aktif Sosialisasikan Pencegahan Stunting
29 Juni 2022 22:18 WIB | dibaca 55

 

Majelis  Kesehatan  pada pertemuan paripurna Pimpinan  Wilayah  Aisyiyah  Sumatera  Utara  tanggal  25 Juni 2022 di komplek MAS jalan Demak no 3 Medan menyampaikan informasi  tentang  Stunting.Acara dibuka oleh Protokol  pada jam 10;00 Wib dilanjutkan  dengan  pembacaan  ayat suci Al Quran  yang disampaikan  oleh *Elynar  lubis * dengan  membacakan Surah Al Baqarah 168 sampai  dengan  ayat  172 .

Pengarahan  dari Ketua PWA ibu Ellynita  Koto mengharapkan  bahwa semua kader Aisyiyah  sebagai organisasi  wanita  terbesar di Indonesia  ikut berperan  aktif  dalam  kegiatan  program  pemerintah  tentang  penurunan  angka  penderita  Stunting  yang  cukup tinggi  di  Indonesia  yaitu  31,8% tertinggi  kedua di Asia Tenggara setelah  Timor Leste.

Nur Sukma  Suri sebagai  ketua Majelis  Kesehatan  dan dipandu oleh ibu Susilawati memaparkan tentang masalah yang menyeabkan terjadinya stunting pada anak.

                                                                           

Stunting  adalah  gagal tumbuh  balita  pada 1000 hari pertama  kehidupannya  yang disebabkan  karena kurangnya  asupan gizi yang  dibutuhkan. Menurut  penelitian  Yayasan Adhipraya Insan Cendekia Indonesia  ( YAICI) di Kabupaten Langkat terdapat penderita  Stunting ,penderi Stunting  di Sumatera  Utara sebanyak 383.409 anak yang tersebar dibeberapa Kabupaten  kota termasuk lokasi Stunting  adalah  di Stabat.

Salah satu penyebab  timbulnya  Stunting  adalah  minimnya pengetahuan  orang tua terhadap  asupan gizi pada 1000 hari pertama  kehidupan  anak, dan juga calon ibu yang  belum siap  dalam  hal kesehatannya.Stunting  dapat dicegah dimulai  dari  persiapan  calon ibu yang akan melahirkan  anak.Ibu Nur Sukma  juga mengutip surah An nissa ayat 9 yang menyatakan " janganlah kita meninggalkan  keturunan  yang lemah "Sebagai warga Aisyiyah  hendaknya  terus belajar sehingga  dapat  memberikan  informasi  kepada  keluarga  atau masyarakat  lingkungan  kita apa yang  menjadi  program  pemerintah.

Penurunan  angka Stunting  yang  cukup tinggi  di  Indonesia  yang ditargetkan akan sesuai standar WHO pada tahun  2030 jadi masih ada waktu  9 tahun lagi, hal ini sudah dimasukkan  dalam program  kerja  Aisyiyah.Kesimpulan  pertemuan  ini adalah 1).Aisyiyah mendukung  program  pemerintah  dalam  hal  menurunkan  angka  penderita  Stunting  sesuai  dengan  target yang  ditetapkan  pemerintah.2) Angka  penderita  Stunting  cukup tinggi  di  Sumatera  Utara  383.409 orang  anak.3) Diharapkan  kader Aisyiyah  dapat  berperan  aktif  menurunkan  angka  Stunting  tersebut. (Elynar/Maj Kesehatan/Fitri)

Shared Post: