'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Deklarasi Gerakan 'Aisyiyah Cinta Anak Majelis Kesejahteraan Sosial PWA Sumut
01 Januari 2019 19:21 WIB | dibaca 325

Sabtu, 29 Desember 2018 di Aula Majelis Kesejahteraan Sosial PWA Sumut Pasar IX Tembung, Majelis Kesejahteraan Sosial PWA Sumut mendeklarasikan Gerakan ‘Aisyiyah Cinta Anak . Hadir dalam kegiatan ini, semua Pimpinan Majelis dan Lembaga PWA Sumut, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut,  PDA Kota Medan, PDA terdekat sekitar Kota Medan, dan Para Guru Amal Usaha PWA Sumut. Juga hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Utara.

Dalam sambutannya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut, Bapak Ibrahim Sakti Batubara, M.AP menyampaikan bahwa kalau kita ingin melihat masa depan bangsa kita, tidak perlu bertanya kemana-mana tetapi lihatlah kondisi dan pelayanan kita terhadap anak-anak kita. Jadi dengan melihat, memperhatikan, mambaca, seperti apa wajah dari generasi muda kita maka lebih kurang seperti itulah masa depan bangsa kita. Berarti, lebih baik pelayanan kita terhadap anak-anak kita maka akan lebih bagus masa depan bangsa kita. Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sumut, Hj. Elynita, menyampaikan dalam sambutannya saat ini semakin berat beban dan tanggung jawab yang dipikul oleh orang tua terhadap masa depan anak-nya, namun seberat-beratnya beban akan dapat kita selesaikan dengan kerja sama yang baik. Kegiatan pada hari ini adalah pekerjaan berat bagi kita karena kita sudah berani untuk  mendeklarasikan Gerakan ‘Aisyiyah Cinta Anak.  Oleh karena itu kita harus mempertanggungjawabkannya  dan merealisasikan deklarasi ini. Insya Allah kerja ini akan dapat kita laksanakan melalui kerjasama lintas majelis terkhusus majelis-majelis yang langsung terkait adalah Majelis Kesejahteraan Sosial, Majelis Dikdasmen, Majelis Hukum dan HAM, dan Majelis Tabligh. Ketua Majelis Kesejahteraan Sosial, Hj. Wimaslina, SE, menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa gembira akan apresiasi dan dukungan semua pihak atas kegiatan deklarasi ini.

Dua materi yang sangat bermanfaat bagi yang hadir di kegiatan ini adalah dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Utara.  Materi inti yang disampaikan terkait tentang perempuan dan anak. Beliau menyampaikan hampir tidak ada kontrol sosial terhadap munculnya kasus / tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak.  Adanya hubungan hierarki sosial di masyarakat yang sering kali perempuan dan anak ditempatkan pada subordinasi laki- laki  ketimpangan sosial & struktur sosial ekonomi yang menindas seringkali melahirkan semacam kultur kekerasan, khususnya dikalangan keluarga miskin. Juga disebabkan dengan budaya Patriarkhis yg masih melekat kuat di masyarakat, dimana laki-laki & perempuan telah mempunyai pembagian peran tugas , nilai-nilai serta aturan yang berbeda. Pembagian peran baku ini dan aturan tersebut diberikan melalui aturan sosial masyarakat, adat dan  hukum yg bias gender. Rendahnya pendidikan, buta hukum, lemahnya aspek ketahanan keluarga, agama sosial kemasyarakatan menyebabkan semakin meluasnya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Atikah Rahmi, SH, MH, Pimpinan Majelis Hukum dan HAM PWA Sumut yang juga Dosen UMSU, dalam materinya menyampaikan bahwa Anak merupakan karunia dan amanah dari Allah sebagai penyejuk pandangan mata, kebanggaan orang tua dan sekaligus perhiasan dunia, serta belahan jiwa yang berjalan di muka bumi Allah. Sebagaimana Firman Allah: “Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi shalah adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik menjadi harapan”.  [Al Kahfi:46]. Beliau juga menyampaikan fakta kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah, kasus kekerasan pertahun,7.370 persen, kekerasan terhadap perempuan (dewasa dan anak-anak ,79 persen dan kekerasan terhadap anak (perempuan dan laki-laki, sebesar 58 persen.

Diakhir acara Ketua PWA Sumut didampingi oleh PWM Sumut dan  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumut  membuka tirai Pos Relawan Gerakan  ‘Aisyiyah Cinta Anak sebagai  tekad  untuk melaksanakan deklarasi tersebut dikuti bersama seluruh yang hadir.

Penutup acara pemberian cenderamata sebagai unsur kasih sayang dan penghormatan terhadap senior/sesepuh yang selama ini turut bersama-sama dalam kegiatan Majelis Kesejahteraan PWA Sumut. (MKES dan LPPA Sumut)

Shared Post: