'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Diskusi Tuntunan Menuju Keluarga Sakinah Program Unggulan Majelis Tabligh PDA Deli Serdang
12 Juli 2020 13:03 WIB | dibaca 168

Lubuk Pakam, 8 Juli 2020, Tuntunan Menuju Keluarga Sakinah salah satu program unggulan 'Aisyiyah Majelis Tabligh  sudah dicanangkan sejak tahun 1985 dan telah dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepemimpinan 'Aisyiyah dari Tingkat Pusat sampai ke Tingkat Ranting. Keluarga sakinah merupakan dambaan setiap insan dalam memasuki bahtera rumah tangga. Diakui, masih banyak pasangan keluarga yang belum memahami sepenuhnya apa dan bagaimana keluarga sakinah. Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kabupaten Deli Serdang bersama Wakil Ketua Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Sumut ibu Nur Rahma Amini, MA  berdiskusi dan mengevaluasi penerapan Tuntunan Keluarga Sakinah ini. Pertemuan ini dihadiri perwakilan dari PCA Pancur Batu, PCA Tanjung Morawa, PCA Batang Kuis, PCA Lubuk Pakam, PCA Galang dan PCA Bangun Purba pada hari Rabu, tanggal  8 Juli 2020 di Sekretariat Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kabupaten Deli Serdang, Jln Diponegoro no 1 komplek Mesjid Taqwa Lubuk Pakam.

Diskusi dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kabupaten Deli Serdang, ibu Yenny Dermawan dan dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa istilah Keluarga Sakinah Mawaddah Warohmah sangat populer di kalangan masyarakat kita , tapi penyebutan istilah tersebut harus di landasi dengan pemahaman yang benar.  'Aisyiyah dalam pergerakannya di bidang Dakhwah dituntut untuk terus memberikan pemahaman keluarga sakinah melalui pengajian 'Aisyiyah  dan mewajibkan seluruh anggota 'Aisyiyah mempunyai buku Tuntunan Menuju Keluarga Sakinah. Sambutan di tutup dengan sebuah pesan bahwa sebagai warga persyarikatan khususnya 'Aisyiyah senantiasa  Istiqomah dan menjunjung etika dalam berorganisasi. Mewakili 'Aisyiyah se-Kabupaten Deli Serdang Ibu Yenny Dermawan menyampaikan terima kasih atas kunjungan kerja PWA Sumut.

Ibu Nur Rahma Amini menyampaikan, keluarga merupakan unit terkecil dari  masyarakat, terdiri dari suami, isteri dan anak. Walaupun keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat tetapi mempunyai dampak yang besar terhadap generasi bangsa. Keluarga sakinah  harus di awali dari keluarga sendiri dan dari hal-hal yang terkecil. Ibu Nur Rahma Amini mencontohkan mandi wajib bagi perempuan ketika mendapat haid dan juga beberapa kewajiban bagi laki-laki, serta membimbing tuntunan sholat sesuai putusan tarjih Muhammadiyah. Membangun keluarga sakinah perlu di landasi pada lima asas yaitu asas karamah insaniyyah, asas pola hubungan kesetaraan, asas keadilan, asas mawwaddah warahmah serta asas pemenuhan kebutuhan hidup sejahtera dunia akhirat.



Diskusi ini di lanjutkan dengan mengutarakan dinamika program Majelis Tabligh dari PCA yang hadir dan tanya jawab. Diakhir penutup ibu Nur Rahma Amini menyampaikan bahwa 'Aisyiyah merupakan pendakwah yang harus terus ditingkatan wawasan dan ilmunya  serta selalu memurnikan keikhlasan dalam gerakan 'Aisyiyah. Jika dalam keluarga  'Aisyiyah sudah sakinah, insya Allah berorganisasipun tentram, aman, penuh kasih sayang dan Ridho Allah. Diharapkan PDA Deli Serdang dapat membuka Biro Konsultasi Keluarga Sakinah (BIKSA). Pertemuan ini di tutup dengan kesan dan pesan yang mewakili PCA  yaitu ibu Susanti dari PCA Bangun Purba. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran ibu Nur Rahma Amini  menambah semangat jajaran Pimpinan Majelis Tabligh di PDA Kabupaten Deli Serdang, agar lebih mengutamakan tema keluarga sakinah dalam pengajian Cabang maupun Ranting.  Semoga kedepannya untuk menuju keluarga sakinah, PWA Sumut khususnya Majelis Tabligh dapat terus mensosialisasikan keluarga sakinah ini  Acara ditutup dengan slogan  " Aisyiyah luarrr biasa dan mencerahkan ". (PDA Deli Serdang, editor Yenny Dermawan, Ketua PDA Deli Serdang)



 

Shared Post: