'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
GACA Topik Utama Dalam Konsolidasi Organisasi Majelis Kesejahteraan PWA Sumut
08 Oktober 2017 18:01 WIB | dibaca 95

Tindakan kekerasan oleh dan terhadap anak bukanlah barang baru di Indonesia. Terbukti dengan banyaknya laporan dari masyarakat ke Komisi Perlindungan  Anak di Sumatera Utara tentang kekerasan terhadap anak. Tindakan kekerasan ini bukan hanya menyangkut kepada yang berakibat kepada kesakitan secara fisik tetapi juga yang berdampak kepada psychis anak, misalnya pengabaian terhadap anak, kurangnya  perlindungan anak dari orang tua. Ironisnya kasus kekerasan ini sebagian dilakukan oleh orangtua, keluarga terdekat, dan bahkan pendidik di Sekolah.

Hal inilah yang menjadi topik Majelis Kesejahteraan Sosial PWA Sumut dalam konsolidasi organisasinya ke 3 PDA sekaligus yaitu PDA Pematang Siantar, PDA Kabupaten Simalungun, dan PDA Kota Tebing Tinggi yang dipusatkan di PDA Pematang Siantar dan dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2017.   

Program Gerakan 'Aisyiyah Cinta  Anak (GACA) mencoba meminimalisir tindakan kekerasan tersebut. Ibu-ibu 'Aisyiyah harus memahami bahwa keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat, harus memberikan tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak, sekaligus sebagai lahan menyemai nilai-nilai nir kekerasan. Orangtua menjadi madrasah dan teladan bagi anak-anaknya. Orangtua menjadi teman bicara dan tempat bercerita segala hal yang terjadi pada anak. Demikian sebagian isi materi GACA yang disampaikan ibu Dra.Wimaslina, Ketua Majelis Kesejahteraan Sosial dalam konsolidasi tersebut.

Disamping GACA juga diberikan materi kegiatan program lansia, regulasi MKS , praktik perawatan jenazah dan pembinaan Panti Asuhan. Kegiatan ini dihadiri oleh 49 orang ibu-ibu 'Aisyiyah dari Pematang Siantar, Simalungun dan Tebing Tinggi. Acara ditutup dengan evaluasi terhadap kinerja organisasi masing-masing PDA. (MKS)

Shared Post:
Berita Terbaru
Berita Terkomentari