'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Ikhlas Jangan Sumbing, LPPA Perempuan Islam Berkemajuan
12 Januari 2018 22:02 WIB | dibaca 152

Ikhlas jangan sumbing, LPPA perempuan Islam berkemajuan, menjadi judul pencerahan dari Dr. Sri Handayani, S.Kep.Ns.M.Kes, anggota Majelis Kesejahteraan Sosial PP ‘Aisyiyah yang juga anggota LPPA PWA DI Yogyakarta dalam acara  silaturahim MKS dan LPPA PWA Sumut  pada tanggal 9 Januari 2018 di Gedung Panti Guna SLB Melati ‘Aisyiyah Bantan Selamat.

Acara ini dihadiri oleh Ketua PWA Sumut, Hj. Elynita, Dr.Siti Mujiatun, MM, sebagai Koordinator MKS PWA Sumut, PDA Karo, PDA Serdang Bedagai, PDA Langkat, dan PDA Binjai serta  seluruh Pimpinan MKS dan LPPA PWA Sumut. Pada acara pembukaan Hj. Elynita dalam sambutannya menyatakan bahwa apa yang dikerjakan oleh ‘Aisyiyah dalam merealisasikan program-programnya bukan untuk kepentingan dan kemajuan ‘Aisyiyah saja tetapi juga untuk masyarakat. Dra. Wimaslina, Ketua MKS menyampaikan bahwa MKS PWA Sumut tetap berkomitmen untuk melaksanakan program-program MKS yang sudah ditanfizkan dalam Musyawarah Wilayah ‘Aisyiyah Sumut. Sedangkan Ketua LPPA PWA Sumut, Dr. Sulhati, MA  menguraikan bahwa LPPA Sumut, sedang merencanakan akan melaksanakan pendidikan politik bagi PDA-PDA se Sumut disamping tetap memberikan motivasi kepada PDA se Sumut untuk dapat mengisi berita-berita kegiatan di Web ‘Aisyiyah.

Dr. Sri Handayani, S.Kep.Ns.M.Kes, menguraikan bahwa program prioritas MKS dalam hal implementasi fungsi dan peran Panti’ Aisyiyah tidak lagi hanya bergerak dalam penampungan anak yatim dan anak terlantar saja tetapi sudah bisa bergerak lebih maju untuk menfungsikan panti bayi terlantar dan panti disabilitas. Dalam hal social protection MKS dapat memprogramkan kegiatan evaluasi pelaksanaan produk pemerintah seperti BPJS, keluarga harapan, kartu sakti, kartu pintar, bagaimana pelaksanaan sosialisasi undang-undang kesejahteraan lansia,perempuan dan anak, difabel dan lain-lain.

Dalam Gerakan Cinta Anak, Dr. Sri menguraikan bahwa “Membangun Sebuah Dunia yang damai, ramah pada anak-anak akan mewujudkan generasi yang berkualitas”. Sebagai landasan filosofisnya, anak adalah amanat Tuhan yang harus dijaga dan diperlakukan dengan sebaik-baiknya, anak adalah generasi penerus keluarga, bangsa dan peradaban, anak adalah pemilik dan penentu masa depan bangsa.

Selanjutnya untuk LPPA Dr. Sri menjelaskan bahwa LPPA adalah perempuan Islam berkemajuan yang mempunyai karakter antara lain betanggung jawab melakukan tugas-tugasnya, dapat membangun team work. Perempuan Islam Berkemajuan adalah Muhsin artinya tidak korupsi, menjaga integritas, akuntabel dan transparansi. Responsif yang berarti responsif terhadap komitmen, Taisir yang bermakna tidak mempersulit orang lain dan perempuan Islam berkemajuan harus cinta kepada ilmu pengetahuan yaitu mempunyai motivasi untuk mengembangkan profesionalitas dan senang menghadiri majelis-majelis ilmu.

Acara silaturahim diakhiri dengan makan siang bersama. (MKS, LPPA)

Shared Post:
Berita Terkomentari