'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Lembaga Kebudayan PWA Sumut Adakan Aktivitas Seni Dongeng dan Kuliner
23 Januari 2022 10:04 WIB | dibaca 87

  

Lembaga Kebudayaan PWA SUMUT pada Sabtu,22 Januari 2022 melaksanakan kegiatan seni mendongeng dan pembuatan kuliner Melayu yang merupakan materi dalam pertemuan Paripurna PWA Sumut. Acara bertempat  di Pusdiklat PWA SUMUT,Jln.Demak no.3 Medan. Ketua Lembaga Kebudayaan Ibu Solawati,MPd. dalam pengantarnya mengatakan pentingnya membumikan budaya lokal dan nasional dengan selalu mensosialisasikan kegiatan seni pada acara-acara organisasi seperti saat ini yaitu seni mendongeng dan kuliner khas Melayu berupa pembuatan kue Rasyidah.Ada 2 Topik yang dibahas:1.Makna Dongeng dalam pendidikan anak, 2.Praktik mmbuat  kue tradisionil Melayu.

bu Indriani,SPd dari Rumah kampung dongeng menyampaikan bahwa melalui cerita dongeng bisa membentuk karakter anak yang baik.dongeng adalah suatu kisah atau cerita menarik yang diambil dari kisah  lama seperti sejarah,legenda,fabel dll.Tetapi dongeng disini lebih mengkhususkan diri pada cerita2 Islami,tarikh Islam ,ttg Nabi/Rasul dan para sahabat.Dongeng berguna untuk mmbentengi anak-anak dari lajunya pengaruh sosial media dan cerita yg non Islami,seperti komik picisan,film sinetron yang tak mendidik.Sekarang sudah banyak buku dongeng Islami seperti ringkasan kisah Rasul/Nabi dan sahabatnya. Ada juga cerita tentang Nabi/ Rasul dan Sahabat yang ditulis 0leh Ulama dan sastrawan Indonesia seperti Buya Hamka, Taufik Ismail dll.Bercerita kepada anak menjelang tidur,sangat baik untuk pembentukan watak anak yg Islami.Sebagai orang tua kita harus dekat dengan anak,sesuai umurnya,selalu berkomunikasi,dapat menjadi pendengar yang baik bagi anak.Bila dalam keluarga anak tidak menemukan  sosok yang dapat mengerti kejiwaannya,maka anak akan mencari keluar,dan ini sangat berbahaya,apalagi situs-situs di Medsos akan mudah didapatnya,seperti aplikasi VPN( Kode mmbuka situs terlarang).Maka suasana Religius di rumah harus diciptakan Ayah dan Ibu.Ada istilah 3 menit bersama Anak sangat baik untuk dipraktekkan di rumah yaitu,duduk bersama sambil memegang tangannya,memeluk dirinya,bercengkrama di meja makan,Sholat berjamaah dan baca Al-Qur'an bersama.Demikian yang disampaikan Ibu Indriani,Beliau bersama timnya ( ada 20 org,) juga melakukan dakwah ke daerah-daerah terpencil seperti Nias,Dairi Pakpak,Mentawai,Singkawang dsbnya,juga ditempat kejadian bencana alam mereka datang menghibur anak-anak dengan dongengannya.Ibu Indriani juga 1 diantara 200 org pendongeng terpilih PAUD se-Indonesia.

Kegiatan selanjutnya adalah  mempraktekkan cara mmbuat kue Melayu Tradisionil,seperti kue Rasidah dll,dipandu oleh Ibu Siska Hasibuan,owner rumah produksi kue," Mumubutikue"Beliau juga anggota PRA Medan Perjuangan. Paripurna dipimpin Ibu Asmawati,MPd dan Ibu Sarah Sandra,dan dihadiri oleh Majelis /Lembaga di lingkungan PW Aisyiyah Sumut.Pertemuan ditutup dengan penggalangan dana untuk panti asuhan atau LKSA Melati yang berada dibawah binaan Majelis MKS. (Jasmita/Fitri W)

Shared Post: