'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
LLHPB Mengupas Pemanfaatan Perkarangan Sempit Di Pengajian Virtual PWA Sumut
17 Oktober 2020 19:52 WIB | dibaca 42

Medan, 10 Oktober 2020, Pengajian virtual PWA Sumut Sabtu, 10 Oktober 2020 diisi  oleh LLHPB PWA Sumut. Acara dibuka oleh Ibu, Dra. Asmawati, Pimpinan Harian PWA Sumut, Koordinator LLHPB. Hadir dalam pengajian ini, seluruh jajaran Pimpinan Harian, Majelis dan Lembaga PWA Sumut dan PDA se-Sumatera Utara.

Pengajian diisi oleh Ibu Isra Hayati, S.Pd, M.Si, Koordinator divisi Lingkungan Hidup  LLHPB PWA Sumut. Beliau  memberikan materi tentang inovasi pemanfaatan pekarangan sempit melalui gerakan 3R. Tema ini diangkat dengan harapan ibu-ibu ‘Aisyiyah terhindar dari paparan negatif dampak social distance yang dirasakan cukup panjang. Pemanfaatan perkarangan sempit merupakan alternatif pilihan yang dapat dilakukan  dengan cara yang mudah, murah dan bermanfaat, dengan memanfaatkan media tanam dari sampah rumah tangga. Menjadikan plastik refil minyak goreng dan sabun sebagai polybag, wadah plastik atau kaca bekas, ban bekas, dan lainnya sebagai wadah tanam. Sampah organik dapur dan sampah daun di halaman dapat dijadikan sebagai kompos  nutrisi untuk tanaman . Disamping itu Isra Hayati menyampaikan,  dengan menanam  tanaman bunga, sayur dan buah banyak manfaat yang diperoleh, diantaranya menyejukkan mata dan jiwa dan  saat merawat dapat dijadikan sebagai media olah raga serta hasilnya dapat dinikmati oleh keluarga dan tetangga sekitar sebagai media ketahanan pangan dan lahan ibadah dengan berta'awun.

Dalam pengajian tersebut juga disampaikan bahwa di masa Pandemi Covid-19  LLHPB  menyiasati paparan negatif social distance Pandemi Covid-19 dengan berbagai kegiatan  bekerja sama dengan PDA Kota Medan yang di Ketuai oleh ibu Kholinsanni Nasution dalam program keluarga lenting untuk meningkatkan Resilie di keluarga melalui "Tongkale" tong yang berisi lele dan tanaman kangkung. Program yg berjalan sejak bulan September 2020 ini telah mampu meningkatkan soft skill dalam aspek pembelajaran, motivasi, enterpreneurship, dan resiliensi. Diharapkan program kelentingan keluarga ini menginspirasi  PDA se-Sumut dengan berbagai kegiatan dan program sesuai kekuatan daerahnya masing-masing. (Sringayomiyw,llhpbsumut)


 

Shared Post: