'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Mengapa Warga ‘Aisyiyah Harus Nonton Film Nyai Ahmad Dahlan ?
28 Agustus 2017 20:03 WIB | dibaca 2503

Nyai Ahmad Dahlan dengan nama asli Siti Walidah adalah perempuan patuh dan setia pendamping Kyai Ahmad Dahlan. Literatur mengenai isteri Kyai Ahmad Dahlan ini dapat dikatakan sangat sedikit sehingga film yang di produksi oleh  Ira’s Film  dan skenarionya ditulis oleh Dyah Kalsitorini,  lulusan arkeologi Univesitas Gadjah Mada (UGM) ini harus ditonton oleh seluruh warga ‘Aisyiyah di Indonesia karena film ini bukan sekedar hiburan mata saja tetapi merupakan motivasi bagi warga ‘Aisyiyah untuk menggerakan dakwah  ‘Aisyiyah dengan lebih baik. Nyai Ahmad Dahlan  yang dilahirkan dikauman pada tahun 1872 ini seorang tokoh emansipasi perempuan dari Kauman, kampung satri di Yogyakarta. Ny Walidah Ahmad Dahlan  pernah menjadi perempuan yang memimpin Kongres Muhammadiyah tahun 1926.

Sejarah mencatat bahwa sosok luar biasa yang wafat pada 31 Mei 1946 ini merupakan perempuan pertama yang pernah memimpin Kongres – sekarang Muktamar – Muhammadiyah pada tahun 1926, setelah wafatnya KHA Dahlan pada 1923. Walidah adalah pendiri ‘Sopo Tresno’ kelompok perempuan yang kemudian diubah dengan nama Aisyiyah. Muncul sikap heroik dalam kelembutan perempuan pejuang dari Kauman ini.

Sewajarnyalah seluruh warga ‘Aisyiyah di Indonesia menonton film ini, apakah nonton bareng, berkelompok atau secara individu. Di Sumatera Utara nonton bareng digerakkan oleh PW Pemuda Muhammahdiyah Sumut dan PW Nasyiatul ‘Aisyiyah Sumut dengan melibatkan unsur-unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah bahkan PW Nasyiatul ‘Aisyiyah Sumut mensponsori tiket gratis untuk siswa Perguruan ‘Aisyiyah Sumut dan anak-anak Panti Asuhan ‘Aisyiyah Sumut.

Beberapa PDA dan anggota ‘Aisyiyah yang jauh dan dekat dari Kota Medan juga berbondong-bondong menonton Film Nyai Ahmad Dahlan yang diputar di beberapa Bioskop besar di Medan. Semoga perjuangan Nyai Ahmad Dahlan yang ditonton melalui filmnya memberikan inspirasi dan motivasi bagi warga ‘Aisyiyah untuk dakwah Islam di hari-hari selanjutnya. (LPPA Sumut)

Shared Post: