'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
PWA SUMUT KIRIM RELAWAN TRAUMATIC CENTRE KE LOKASI GEMPA ACEH PIDIE
22 Desember 2016 09:53 WIB | dibaca 575

Rabu, 7 Desember 2016 pukul  05.04 WIB gempa bumi berkekuatan 6,4 SR mengguncang wilayah Pidie Jaya, Banda Aceh dan sekitarnya. BMKG menyatakan, banyak bangunan yang rusak dan rubuh akibat gempa serta  ada korban jiwa. Beberapa masjid  dan banyak rumah yang rusak berat bahkan ada yang rata dengan tanah.   Peristiwa yang tidak diduga oleh masyarakat tersebut telah berlalu kurang lebih 15 hari dengan meninggalkan puing-puing kehancuran material, yang setiap hari puing kehancuran tersebut dibersihkan sedikit demi sedikit sehingga  lingkungan reruntuhan menjadi rata dan bersih. Namun kehancuran hati dari masyarakat Pidie Jaya tidak bisa hilang dengan seketika. Bagi sebahagian Orang tua, remaja dan anak-anak,   peristiwa tersebut  membuat mereka menjadi ketakutan, cemas, jantung berdebar-debar apabila ada goncangan sekecil apapun. Guncangan psikologis yang dahsyat akibat kehilangan orang-orang yang dicintai, kehilangan sanak keluarga, dan kehilangan pekerjaan,  memengaruhi kesehatan jiwa mereka. Ahli-ahli psikologi menyebutkan gejala-gejala tersebut dengan  istilah traumatis.

Menyikapi peristiwa gempa tersebut PWA Sumut bersama-sama dengan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana PWA Sumut berempati kepada masyarakat korban gempa dengan melakukan suatu bantuan  dalam bentuk layanan konseling traumatik. Pada tanggal 13 Desember 2016 PWA Sumut yang langsung dipimpin oleh Ketua PWA Sumut Hj.Elynita mengirimkan tim Konseling Traumatik  ke Kabupaten Pidie Jaya. Tim yang terdiri dari konselor  dan relawan dari PWA Sumatera Utara  melakukan layanan secara bergantian selama satu bulan didaerah korban bencana. Konseling traumatik dapat membantu para korban bencana menata kestabilan emosinya sehingga mereka bisa menerima kenyataan hidup sebagaimana adanya meskipun dalam kondisi yang sulit. Konseling traumatik juga sangat bermanfaat untuk membantu para korban untuk lebih mampu mengelola emosinya secara benar dan berpikir realistik. (Dra. Jamila, M.Pd, Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana PWA Sumut).

Shared Post: