'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
TB Care ‘Aisyiyah Sumut dan KMP TBC Sumut Peringati Hari TB Se-dunia Dengan Advokasi
30 April 2019 08:48 WIB | dibaca 230

TB Care ‘Aisyiyah Sumatera Utara bersama Komunitas Masyarakat Peduli TB memperingati Hari TBC se-Dunia dengan melakukan advokasi kepada masyarakat luas . Peringatan TB Day dan advokasi yang mengambil tema “Saatnya Indonesia bebas TBC Mulai Dari Saya” ini berlangsung hari Ahad tanggal 28 April 2019  di lapangan Merdeka, Medan. 

Advokasi dilakukan dengan jalan berkeliling dan menyapa warga yang sedang melakukan aktifitas Car Free Day kemudian menjelaskan seputar ancaman dan bahaya tuberculosis kepada masyarakat. Saat ini jumlah penderita TBC masih terbilang tinggi. Sementara dalam roadmap Depertemen Kesehatan, Indonesia harus bebas TBC pada tahun 2050 mendatang. Untuk itu sejak kini matarantai penularan TBC harus diputus dengan mencegah muncul penderita baru. Dari rilis WHO tahun 2015 lalu di dunia ada 10,2 juta penderita TBC. Penderita tertinggi ada di India kemudian menyusul China dan Indonesia . Masih tingginya jumlah penderita disebabkan banyak faktor diantaranya adalah kurangnya pemahaman masyarakat terhadap tuberkolusis dan pencegahannya.

Kepala TB Care ‘Aisyiyah Sumut Zubaidah Pohan menjawab pertanyaan media menegaskan, ‘Aisyiyah Sumut dalam program penanggulangan TBC ini kini berada di tujuh Kabupaten/Kota di Sumatera Utara yaitu Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Langkat, Kabupaten  Simalungun, Kabupaten Karo, Kabupaten Labuhan Batu dan Kabupaten Asahan . Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara diindikasikan ada 70 ribu pendetita TBC di Indonesia. Jumlah sebanyak itu ada yang sudah terdeteksi dan banyak juga yang belum. Untuk itulah ‘Aisyiyah melalui TB Care dan KMP TB Sumut melakukan program IK (Infestigasi Kontak) dan penyuluhan berupaya memutuskan mata rantai penularan TBC ini .

Ketua Komunitas Masyarakat Peduli TB Sumut, Syarifah menjelaskan bahwa upaya IK dan penyuluhan untuk mencari penderita TBC menjadi tantangan bagi kader kader 'Aisyiyah .

‘Aisyiyah Sumut selain rutin melakukan advokasi juga melakukan program pemberian makanan tambahan kepada penderita yang dalam proses penyembuhan. Makanan tambahan di peroleh KMP TB dari berbagai donatur. Makanan tambahan diperlukan untuk penderita yang sedang dalam proses pengobatan tidak dalam kondisi kekurangan gizi. (TB Care ‘Aisyiyah Sumut)

Shared Post: